Cara Mengobati Scabies pada Manusia: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Scabies adalah kondisi kulit yang sangat mengganggu dan menyebar dengan cepat. Kudis disebabkan oleh kutu kecil yang disebut Sarcoptes scabiei. Parasit ini menyebabkan gatal yang parah dan sering muncul pada permukaan kulit. Artikel ini akan membahas cara mengobati scabies pada manusia, termasuk gejala, penyebab, dan pengobatan yang efektif.
Apa itu Scabies?
Scabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh parasit kecil yang disebut Sarcoptes scabiei. Parasit ini berkembang biak di permukaan kulit dan menggali terowongan di bawah kulit untuk bertelur dan memakan jaringan kulit. Infeksi ini ditandai dengan gatal-gatal yang hebat pada malam hari dan kulit menjadi merah dan bersisik. Scabies dapat menyebar melalui kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi scabies atau dengan benda-benda yang telah terkontaminasi.
Scabies adalah salah satu jenis penyakit kulit yang sangat menular dan dapat menyebar dengan sangat cepat. Penyakit ini dapat menjangkiti siapa saja, terlepas dari usia, jenis kelamin, atau status sosial. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengobati infeksi scabies secepat mungkin untuk mencegah penyebaran ke orang lain dan untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Scabies adalah penyakit yang sangat umum di seluruh dunia dan dapat terjadi di mana saja, mulai dari rumah tangga hingga tempat tidur dan penjara. Namun, dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi scabies, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, serta melakukan pengobatan yang tepat, Anda dapat mencegah dan mengobati infeksi scabies dengan efektif.
Penyebab Scabies
Scabies disebabkan oleh infestasi parasit Sarcoptes scabiei pada kulit manusia. Parasit ini biasanya menyebar melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi, baik melalui hubungan seksual atau kontak fisik lainnya. Namun, scabies juga dapat menyebar melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi seperti pakaian, handuk, atau seprai.
Parasit ini dapat hidup di kulit manusia selama berminggu-minggu, sehingga infeksi scabies dapat menyebar dengan sangat cepat di antara keluarga atau teman yang tinggal serumah. Kondisi yang mempromosikan pertumbuhan dan penyebaran parasit ini termasuk kebersihan yang buruk, kerumunan manusia, dan kondisi lingkungan yang lembap.
Scabies juga lebih umum terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, seperti orang yang menderita HIV atau AIDS, dan orang yang menderita penyakit kulit lainnya seperti dermatitis atau eksem. Infeksi scabies biasanya tidak memerlukan perawatan medis serius, namun jika dibiarkan tidak diobati, infeksi scabies dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi bakteri pada kulit dan pembentukan keropeng. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengobati scabies jika Anda atau seseorang yang Anda kenal terkena infeksi ini.
Gejala Scabies
Gejala scabies biasanya muncul dalam waktu 2-6 minggu setelah terinfeksi. Gejala pertama yang muncul adalah gatal yang intens pada permukaan kulit, terutama pada malam hari. Gatal mungkin lebih buruk saat Anda berada di tempat tidur atau pada saat mandi air hangat. Selain itu, gejala scabies juga dapat meliputi:
- Ruam merah atau bintil kecil di permukaan kulit
- Bekas goresan atau luka akibat menggaruk kulit yang terinfeksi
- Kulit bersisik dan kering
- Lelucon hitam atau putih pada kulit, yang merupakan kotoran dari parasit scabies
- Ruam mungkin muncul di area yang lebih hangat seperti lipatan kulit, seperti di antara jari-jari tangan dan kaki, perut, pangkal paha, atau daerah genital.
Gejala scabies dapat sangat mengganggu dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dokter atau profesional medis untuk menentukan pengobatan yang tepat.
Cara Mengobati Scabies pada Manusia
Cara mengobati scabies pada manusia biasanya melibatkan penggunaan krim atau lotion yang mengandung bahan aktif seperti permetrin, sulfur, atau benzil benzoat. Beberapa obat oral, seperti ivermektin, juga dapat diresepkan dalam kasus yang lebih parah. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengobati scabies:
1. Menentukan pengobatan yang tepat
Setelah diagnosis scabies, dokter atau profesional medis akan menentukan jenis pengobatan yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan infeksi dan kondisi medis individu.
2. Mengoleskan krim atau lotion anti-scabies
Permetrin adalah obat yang paling umum digunakan untuk mengobati scabies. Anda harus mengoleskan krim atau lotion ini pada seluruh tubuh, mulai dari leher ke bawah ke kaki, dan membiarkannya selama beberapa jam sebelum dibilas. Sulfur dan benzil benzoat juga dapat digunakan sebagai alternatif jika seseorang memiliki alergi terhadap permetrin.
3. Meminum obat oral
Ivermektin adalah obat oral yang dapat diresepkan oleh dokter untuk mengobati scabies. Obat ini hanya direkomendasikan jika infeksi parah atau jika seseorang memiliki kondisi kesehatan lain yang membuat penggunaan krim atau lotion tidak mungkin.
4. Membersihkan lingkungan
Scabies sangat menular dan dapat menyebar ke orang lain melalui kontak fisik. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lingkungan di sekitar Anda untuk mencegah penyebaran. Cuci semua pakaian, handuk, dan linen tempat tidur dengan air panas dan keringkan di mesin pengering, atau bungkus dan simpan di tempat terpisah selama beberapa hari. Sedangkan untuk perabotan rumah tangga, Anda dapat membersihkannya dengan vacuum cleaner dan disemprot dengan cairan anti scabies.
5. Perawatan mandiri
Untuk mengurangi gatal, Anda dapat mengompres kulit dengan air dingin atau menggunakan lotion aloe vera yang membantu mengurangi inflamasi dan iritasi pada kulit. Pastikan untuk menjaga kulit tetap lembap dengan menggunakan pelembap yang aman untuk kulit yang terinfeksi scabies.
Untuk menghindari penyebaran scabies ke orang lain, hindari kontak fisik dengan orang lain selama proses pengobatan dan jangan berbagi pakaian atau handuk. Setelah proses pengobatan selesai, pastikan untuk membersihkan lingkungan secara menyeluruh dan mengganti pakaian dan linen tempat tidur yang baru. Jika gejala scabies tidak membaik setelah 2 minggu pengobatan atau terjadi infeksi sekunder, segera hubungi dokter atau profesional medis.
Obat Topikal
Obat topikal merupakan salah satu pilihan pengobatan yang paling umum untuk mengobati scabies. Obat topikal biasanya diaplikasikan langsung ke permukaan kulit yang terinfeksi. Salah satu jenis obat topikal yang sering direkomendasikan adalah krim permethrin 5%. Krim ini biasanya dioleskan pada seluruh tubuh kecuali wajah dan kepala, kemudian dibiarkan selama 8-14 jam sebelum dibilas. Beberapa obat topikal lain yang mungkin diresepkan oleh dokter meliputi krim permetrin 1%, benzil benzoat, sulfur terion, dan ivermektin topikal. Penting untuk selalu mengikuti instruksi dokter dan menghindari penggunaan obat topikal yang diperoleh tanpa resep dokter.
Selain itu, penggunaan lotion atau salep yang mengandung steroid dapat membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan pada kulit. Selain itu, dokter mungkin juga meresepkan antibiotik jika terdapat infeksi kulit sekunder atau komplikasi lainnya.
Terkadang, dokter juga akan merekomendasikan pengobatan oral atau suntikan tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Namun, perlu diingat bahwa obat-obatan tertentu dapat memiliki efek samping atau interaksi obat, sehingga penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Obat Oral
Selain obat topikal, obat oral juga dapat direkomendasikan oleh dokter sebagai bagian dari pengobatan scabies. Salah satu obat oral yang sering diresepkan adalah ivermektin, yang bekerja dengan cara membunuh parasit scabies. Ivermektin biasanya diminum satu kali, diikuti dengan dosis tambahan setelah satu minggu untuk memastikan semua parasit scabies terkendali.
Dokter juga mungkin meresepkan antibiotik jika terdapat infeksi kulit sekunder atau komplikasi lainnya. Sebagai contoh, jika infeksi kulit terjadi akibat menggaruk kulit yang terinfeksi scabies, antibiotik dapat membantu mengobati infeksi tersebut.
Penting untuk selalu mengikuti instruksi dokter dan menghindari penggunaan obat-obatan yang diperoleh tanpa resep dokter. Beberapa obat oral memiliki efek samping, seperti sakit kepala, mual, diare, dan muntah. Jika terjadi efek samping yang mengganggu, segera hubungi dokter untuk mendapatkan saran lebih lanjut.
Perawatan Rumah
Selain obat-obatan, perawatan rumah juga dapat membantu mengurangi gejala scabies. Berikut adalah beberapa tips perawatan rumah yang dapat dilakukan:
1. Cuci semua pakaian, handuk, dan linen tempat tidur dengan air panas. Jika tidak memungkinkan, rendam dalam air panas selama minimal 10-15 menit.
2. Bersihkan dan sterilisasi semua benda yang terkontaminasi, seperti peralatan makan, mainan, dan barang-barang pribadi.
3. Gunakan produk pembersih yang mengandung bahan-bahan antimikroba, seperti klorin atau amonia.
4. Kurangi aktivitas fisik yang dapat menyebabkan berkeringat, seperti berolahraga atau bekerja keras.
5. Hindari menggaruk kulit yang terinfeksi scabies, karena dapat menyebabkan infeksi sekunder dan memperburuk gejala.
6. Hindari kontak langsung dengan orang lain sampai pengobatan selesai.
7. Cukupi kebutuhan nutrisi dan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.
Perawatan rumah ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko penularan scabies ke orang lain. Namun, perawatan rumah tidak dapat menggantikan pengobatan medis yang diresepkan oleh dokter. Jika gejala scabies tidak membaik setelah melakukan perawatan rumah selama beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih efektif.
ciri-ciri scabies akan sembuh
Setelah melakukan pengobatan scabies, ciri-ciri yang menunjukkan bahwa penyakit ini sembuh biasanya termasuk:
1. Kulit terlihat lebih sehat dan tidak lagi mengalami ruam atau lecet.
2. Gatal-gatal yang diakibatkan oleh scabies mulai mereda dan akhirnya hilang.
3. Tidak ditemukan adanya tungau scabies di permukaan kulit atau pada hasil pemeriksaan mikroskopis.
4. Kondisi kesehatan secara umum membaik, termasuk tidak lagi mengalami gejala yang berkaitan dengan scabies seperti demam atau lelah yang berlebihan.
Namun, penting untuk diingat bahwa pengobatan scabies dapat memakan waktu beberapa minggu hingga gejala benar-benar hilang. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengikuti pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter secara disiplin dan melakukan perawatan rumah yang diperlukan untuk mencegah penularan ke orang lain. Selain itu, jangan ragu untuk menghubungi dokter jika gejala scabies tidak membaik atau bahkan semakin buruk setelah melakukan pengobatan.
FAQs:
1. Apakah scabies dapat menyebar?
Ya, scabies dapat menyebar melalui kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi scabies atau dengan benda-benda yang telah terkontaminasi.
2. Bagaimana cara mencegah scabies?
Anda dapat mencegah scabies dengan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi scabies, menghindari penggunaan pakaian atau barang-barang pribadi orang yang terinfeksi, dan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
3. Apakah scabies dapat sembuh dengan sendirinya?
Tidak, scabies tidak akan sembuh dengan sendirinya. Anda perlu mengobati infeksi scabies dengan obat yang tepat untuk menghilangkan parasit dan gejalanya.
4. Apa yang harus dilakukan jika pengobatan scabies tidak berhasil?
Jika pengobatan scabies tidak berhasil, segera konsultasikan dengan dokter kulit untuk menentukan pengobatan yang lebih kuat dan tepat.
5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan scabies?
Waktu penyembuhan scabies dapat bervariasi tergantung pada jenis obat yang digunakan, keparahan infeksi, dan kondisi kulit penderita. Biasanya, pengobatan scabies membutuhkan waktu sekitar 2-4 minggu.
Join the conversation